Minggu, 06 Mei 2012

Puisi Lapar (Bawa Saya ke Kantin !)

Hari ini rakus
Lapar dan lahap
Bawa saya ke kantin
Tentu kuhabiskan (bahkan) kue tak mengundang selera itu
Adalah otak kini tanpa aturan
Seperti perpustakaan dengan buku-buku berhamburan di rak-rak dan meja-meja
Kata acak-acakan
Lupakan!
Bawa saya ke kantin sekarang
Sebelum saya meracau lebih banyak dan makin lapar.


#dialogpuisi ke-26

5 komentar:

syahwan mengatakan...

ih, sangar!!

rahmahambali mengatakan...

Buahaha. tapi feel nya dapat kan? :p

Falra mengatakan...

kemarin dahaga
hidrasi dan haus
tuntun aku ke telaga
maka kutenggelamkan muka dengan rakus
karena lidah kini tak hirau air segala
dihuni kepiting, bulus
hijau, gambut,
berikan!
peduli setan pada ikan
tuntun aku ke telaga
sebelum kita bedua menjelma kalus.

dialog yg selalu mengikutkan emosi dan atraktif.
like it :)

kapan nyeket lagi?

rahmahambali mengatakan...

Hehe. Falra ikut berdialog juga ini.
canggih. canggih. :D

Sebulan ini kayaknya saya nyeket sendiri dulu. Nanti baru ke Benteng lagi.

Unknown mengatakan...

lapaarnya galaak niih.hihi


ngeblog dapet android, ikutan yuk!